Sistem Informasi Desa Karangtengah Kembaran
Dalam proses penyaluran bantuan sosial, pemerintah telah menetapkan sejumlah indikator untuk memastikan bahwa bansos benar-benar diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang layak. Namun, beberapa KPM mengalami kendala sehingga bantuan tidak cair sebagaimana mestinya. Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah ketidaksesuaian data, seperti NIK yang tidak valid, perubahan status kependudukan yang belum diperbarui, atau ketidaktepatan data anggota keluarga.
Selain itu, terdapat indikator perilaku keuangan yang kini menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam beberapa bulan terakhir, petugas lapangan menemukan meningkatnya kasus KPM yang rekening bansosnya terblokir atau bermasalah akibat transaksi paylater atau jeratan pinjaman digital. Sistem perbankan secara otomatis dapat menahan dana ketika rekening terkait memiliki catatan tunggakan tertentu, sehingga dana bansos tidak dapat masuk atau tidak bisa ditarik oleh penerima.
Tidak hanya itu, fenomena judol (judi online) turut menjadi pemicu utama terhentinya bantuan sosial. Banyak KPM yang tanpa sadar mengalami pemblokiran rekening karena aktivitas transaksi yang mencurigakan atau terindikasi terkait judi online. Dalam beberapa kasus, saldo bansos yang masuk langsung tersedot akibat keterkaitan akun bank dengan platform ilegal tersebut. Pemerintah memandang kondisi ini sebagai indikator bahwa penerima tidak menjaga fungsi bansos sesuai tujuan, yakni pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, sehingga perlu dilakukan evaluasi ulang terhadap kelayakan penerimaan bansos.
Masalah-masalah tersebut membuat sebagian bansos tidak dapat dicairkan atau mengalami penundaan. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau seluruh KPM untuk menjaga keamanan rekening, menghindari penggunaan layanan keuangan berisiko seperti paylater yang tidak diperlukan, serta menjauhi aktivitas judol yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga memutus hak penerimaan bantuan sosial. Dengan kepatuhan dan pemutakhiran data secara berkala, diharapkan penyaluran bansos dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.