Sistem Informasi Desa Karangtengah Kembaran

Gambar Artikel

Mudes Khusus Ketahanan Pangan Wilayah Desa Karangtengah

Musyawarah Desa (Musdes) Ketahanan Pangan di Desa Karangtengah berlangsung dengan lancar dan penuh partisipasi masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Karangtengah, Pendamping Desa Ibu Tari, Ketua BPD Bapak Rahayu, serta unsur masyarakat yang terdiri dari para ketua RT, RW, dan para tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya komitmen Desa Karangtengah dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan warga.

Musdes ini dibuka oleh pemerintah desa dengan pemaparan kondisi umum ketahanan pangan di wilayah Karangtengah, mencakup peluang dan tantangan yang dihadapi masyarakat dalam sektor pertanian dan pengelolaan sumber pangan lokal. Pendamping Desa, Ibu Tari, turut memberikan pengarahan mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga desa, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan. Sementara itu, Ketua BPD Bapak Rahayu menekankan peran kelembagaan desa dalam mengawal kebijakan serta memastikan setiap program dijalankan secara transparan dan tepat sasaran.

Dalam sesi diskusi, peserta musyawarah membahas berbagai program prioritas untuk memperkuat ketahanan pangan desa, seperti pemanfaatan lahan produktif, penguatan cadangan pangan desa, peningkatan sarana pertanian, serta pengembangan kelompok tani dan usaha pangan lokal. Para ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat aktif menyampaikan pendapat, pengalaman, serta masukan yang sangat berharga untuk perencanaan kegiatan ke depan.

Partisipasi masyarakat yang kuat dalam Musdes ini menunjukkan tingginya kesadaran warga bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama. Melalui musyawarah yang terbuka dan konstruktif, Desa Karangtengah berhasil merumuskan berbagai langkah strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan ketersediaan pangan bagi seluruh warga.

Dengan hasil kesepakatan Musdes ini, Desa Karangtengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pangan demi menciptakan desa yang mandiri, tangguh, dan sejahtera. Kegiatan musyawarah ini sekaligus menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga desa, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan.

Tulis Komentar